Konsolidasi Penyuluh Pertanian Bangka: Membangun Kebersamaan, Menjaga Keberlanjutan Swasembada
Bertempat di BPP Pemali, Rabu, 28 Januari 2026 dilaksanakan kegiatan pertemuan penyuluh Kabupaten Bangka. Kegiatan ini dihadiri oleh Katimker LPMP BBRMP Babel berserta tim, Kelsi Penyuluhan, Katimker Kinerja Penyuluhan, Katimker Administrasi Penyuluhan, Katimker Kabupaten Bangka, Tim Pupuk Indonesia dan seluruh penyuluh lingkup Kabupaten Bangka.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai forum penguatan koordinasi dan pemahaman bersama terkait tugas tugas penyuluh baik administrasi penyuluhan maupun tugas di lapangan. Dalam pertemuan ini Tim Pupuk Indonesia memberikan informasi tentang mekanisme penyaluran pupuk subsidi dan ketersediaannya.
Dalam pertemuan ini Katimker LPMP Issukindrasyah juga menyampaikan kepada penyuluh bahwa pupuk dan tanam merupakan dua aspek yang saling berkolerasi dan tidak dapat dipisahkan. Apabila tidak ada kegiatan tanam, maka penyaluran pupuk tidak akan tepat sasaran. Sebaliknya, tanpa ketersediaan pupuk, pertanaman tidak dapat berjalan optimal dan akan berdampak pada produktivitas. Beliau menyampaikan pentingnya akurasi data tanam sebagai dasar dalam penyaluran pupuk subsidi agar tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran sesuai kebutuhan petani di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa tugas penyuluh pertanian memiliki tantangan yang cukup berat. Penyuluh tidak hanya berperan dalam pendampingan teknis budidaya, tetapi juga bertanggung jawab mulai dari pencatatan luas tanam, pendampingan petani, hingga memastikan serapan hasil panen. Penyuluh diharapkan mampu menguasai basis data wilayah, khususnya data potensi desa, sebagai landasan perencanaan, pengendalian program, serta pengambilan kebijakan yang berbasis data.
Melalui pertemuan ini diharapkan penyuluh semakin saling menguatkan, aktif berkomunikasi, serta meningkatkan koordinasi dengan dinas pertanian dan instansi terkait lainnya. Sinergi yang baik antar pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memastikan kelancaran kegiatan tanam, penyaluran pupuk subsidi, serta peningkatan produksi dan kesejahteraan petani.